{"data":{"id":1278,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278","status":"published","type":"thesis","title":"ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGAPIAN I-DSI (INTELLEGENT DUAL & SEQUENTIAL IGNITION) TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR PADA MESIN TYPE GD3","title_alt":null,"abstract":"Perkembangan teknologi yang semakin modern mendorong para pelaku industri di bidang otomotif khususnya mobil untuk mengembangkan suatu produknya agar kendaraan bermotor menjadi lebih hemat bahan bakar serta ramah bertenaga. Tingkat permintaan para penggunaan kendaraan agar memiliki mobil dengan mesin yang bertenaga namun irit bahan bakar telah menjadi pemicu timbulnya teknologi baru yang dikenal dengan nama I-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition) itu berada di mesin type GD3. Dimana system teknologi ini dilengkapi dengan sepasang busi pada setiap silindernya.\n\nDari permasalahan di atas, penyusun tertarik  untuk melaksanakan \u201cANALISIS PENGARUH SISTEM PENGAPIAN I-DSI (INTELLEGENT DUAL & SEQUENTIAL IGNITION) TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR PADA MESIN TYPE GD3\u201d. Guna mendapatkan hasil yang akurat dalam penelitan ini peneliti melakukan perhitungan berdasarkan data spesifikasi serta data teoritis yang telah didapatkan. Adapun tahapan perhitungan yang akan dilaksanakan anatara lain; menentukan Tekanan Efektif Rata \u2013 Rata (Mep), Daya Indikator (    ), Daya Poros (     ) serta Konsumsi Bahan Bakar (      ).\n\nSehingga didapatkan kesimpulan bahwa mesin GD3 dengan teknologi sistem pengapian i-DSI   mampu meningkatkan daya mesin dan menurunkan konsumsi bahan bakar spesifik bila dibandingkan dengan mesin berteknologi non i-DSI untuk spesifikasi mesin yang sama, berikut hasil analisa parameter performansi mesin sehingga dapat disimpulkan; torsi mesin mengalami kenaikan rata-rata 1,82 Nm bila menggunakan sistem pengapian i-DSI untuk mesin berteknologi  i-DSI  di  putaran  mesin  2700  RPM  torsi  mencapai  128  Nm sedangkan untuk mesin berteknologi non i-DSI 126.18       .   Daya mesin pada mesin berteknologi i-DSI pun   mengalami kenaikan rata-rata 7,867 kW untuk mesin berteknologi i-DSI di putaran mesin 2700 RPM daya mencapai 361.728 kW sedangkan untuk mesin berteknologi non i-DSI 356.584 kW. Pada Konsumsi bahan  spesifik  untuk  mesin  berteknologi  i-DSI  di  putaran  mesin  2700  RPM\nkonsumsi bahan bakar mengalami penurunan rata-rata 7,722           \u2044\nuntuk mesin berteknologi i-DSI di putaran mesin 2700 RPM konsumsi bahan\nbakar mencapai 286.884           \u2044                     sedangkan untuk mesin berteknologi non i-DSI 291.940         \u2044                    .","abstract_alt":null,"creators":[{"role":"author","family_name":"NUGRAHA","given_name":"DWI CAHYO GILANG","orcid":null,"national_id":"B1051411RB5102"},{"role":"advisor","family_name":"Mulyadi","given_name":"Cecep Deni","orcid":null,"national_id":null}],"year":2019,"date_issued":null,"publication":null,"volume":null,"issue":null,"pages":null,"publisher":null,"isbn":null,"issn":null,"doi":null,"official_url":null,"institution":"UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG","id_number":null,"thesis_level":"bachelor","publication_status":"published","refereed":null,"keywords":["Otomotif","Intellegent Dual & Sequential Ignition","Mesin Bensin"],"language":"id","subjects":[],"divisions":[{"code":"21201","name":"S1 Teknik Mesin","pddikti_code":"21201"}],"citation":"NUGRAHA, DWI CAHYO GILANG (2019) ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGAPIAN I-DSI (INTELLEGENT DUAL & SEQUENTIAL IGNITION) TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR PADA MESIN TYPE GD3. UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG.","documents":[{"name":"2._ABSTRAK.pdf","section":"abstract","mime_type":"application\/pdf","size":284346,"sha256":"fd0ef39d32850b88efe54c4e232032459e15ad84e1a04b7e385e80a10ac4f93f","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3088\/2._ABSTRAK.pdf"},{"name":"1._ANALISIS_PENGARUH_SISTEM_PENGAPIAN_I.pdf","section":null,"mime_type":"application\/pdf","size":38235,"sha256":"1aa22f2a0ed1d275c1702329034c045d7e1d610205f830891b0741718a19a456","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3089\/1._ANALISIS_PENGARUH_SISTEM_PENGAPIAN_I.pdf"},{"name":"12._LEMBAR_PENGESAHAN_DAN_PERNYATAAN.pdf","section":"front_matter","mime_type":"application\/pdf","size":859708,"sha256":"9cce82319c165a2d456aaf8ca6ca9f8c1f281b06d0f2d05d17213ea75a49b58b","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3090\/12._LEMBAR_PENGESAHAN_DAN_PERNYATAAN.pdf"},{"name":"3._KATA_PENGANTAR.pdf","section":"front_matter","mime_type":"application\/pdf","size":90049,"sha256":"f07a162a2efda5ba47d176d382c6b403547d8ee2e1338b0dcacbd1a7d40cb48f","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3091\/3._KATA_PENGANTAR.pdf"},{"name":"4._DAFTAR_ISI.pdf","section":"front_matter","mime_type":"application\/pdf","size":200856,"sha256":"f565b7d4848ea23b53ae6ddb82a4908c3720e71d4b8b38e966d4d79b6053a0ab","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3092\/4._DAFTAR_ISI.pdf"},{"name":"10._DAFTAR_PUSTAKA.pdf","section":"bibliography","mime_type":"application\/pdf","size":399795,"sha256":"17e4786249b383b96c60e32bd04d763c85685ac15d051e8366d4b26ca2529fc4","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3093\/10._DAFTAR_PUSTAKA.pdf"},{"name":"11._Lampiran.pdf","section":"appendix","mime_type":"application\/pdf","size":1308985,"sha256":"675deb2099c8049eae04e049ed96a9e5bf342ef5f38175e17797e3acc43e4ad2","access":"public","embargo_until":null,"license":null,"url":"https:\/\/repo.xbbh.net\/items\/1278\/files\/3094\/11._Lampiran.pdf"}],"published_at":"2021-07-12T03:42:25+00:00","updated_at":"2026-10-31T06:36:02+00:00"}}