POLA KOMUNIKASI ORGANISASI INTERNAL PADA BANK DKI SYARIAH CABANG BANDUNG (Studi Deskriptif Kualitatif mengenai Pola Komunikasi Organisasi Internal pada Bank DKI Syariah Cabang Bandung)
Pembimbing: Erwan Komara
Abstrak
Proses komunikasi dalam perusahaan dilakukan secara intensif oleh unsur-unsur perusahaan yang ada terutama pimpinan dan staf. Kegiatan-kegiatan komunikasi antara pimpinan dengan staf tersebut dilakukan secara berulang-ulang setiap hari. Komunikasi yang dilakukan secara berulang-ulang dalam sebuah organisasi termasuk perusahaan akan membentuk pola komunikasi. Dalam hal ini, pola komunikasi bisa dikatakan suatu sistem pengiriman pesan dari komunikator kepada komunikan dengan maksud untuk mengubah perilaku, sikap maupun pendapat. Komunikasi organisasi internal yang terjadi dalam perusahaan antara pimpinan dan stafnya menghasilkan komunikasi vertikal baik vertikal ke bawah dan vertikal ke atas, komunikasi secara horizontal dan komunikasi diagonal baik diagonal ke bawah dan diagonal ke atas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola komunikasi dari komunikasi organisasi secara internal yang dilakukan pimpinan dan para stafnya di Bank DKI Syariah Cabang Bandung. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui apa saja hasil yang diperoleh dari adanya komunikasi vertikal, komunikasi horizontal dan komunikasi diagonal yang dilakukan di Bank DKI Syariah Cabang Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, diskusi, wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data penelitian ini menggambarkan secara sistematis dari data hasil wawancara. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan dari komunikasi vertikal ke bawah berbentuk: perintah, instruksi kerja, teguran, pemberian informasi kerja perusahaan, pemberian penilaian, pemberian arahan, dan pengontrolan. Komunikasi vertikal ke atas berupa permintaan informasi, penyampaian pertanggungjawaban, penyampaian keluhan, penyampaian pendapat, dan penyampaian usulan. Hasil dari komunikasi horizontal adanya rapat terpadu, melakukan pemastian data, proses pengkoordinasian, penyampaian dan penerimaan pertimbangan, pertukaran informasi, melakukan penghindaran tumpang tindih pekerjaan. Komunikasi diagonal ke bawah berbentuk adanya permintaan pendapat, permintaan dokumen, cek silang kebenaran informasi dan adanya pemberian klarifikasi. Sedangkan komunikasi diagonal ke atas dihasilkan dari adanya penyampaian pendapat, memastikan kepastian pertemuan, konsultasi gagasan dan konfirmasi jadwal.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Ilmu Komunikasi · kode PDDikti 70201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Ilmu Komunikasi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 07 Jul 2021
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/1148