ANALISIS PERBANDINGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK ATAS SISTEM ADMINISTRASI PEMUNGUTAN PAJAK DI INDONESIA, SINGAPURA, DAN JEPANG (TAHUN 2014-2018)
Abstrak
Belum tercapainya target penerimaan pajak di Indonesia yang masih berada pada angka 77,6%, menunjukkan adanya permasalahan pada proses administrasi pajak dalam hal kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, perlu diadakannya studi perbandingan kepatuhan wajib pajak dan sistem administrasi pemungutan pajak antara Indonesia dengan negara lain untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbadingan kepatuhan wajib pajak atas sistem administrasi di Indonesia, Singapura, dan Jepang Tahun 2014-2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan sumber data penelitian berupa data sekunder. Populasi yang digunakan yaitu seluruh wajib pajak Indonesia, Singapura, dan Jepang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif. Dari hasil analisis deskriptif ini diketahui bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak Indonesia paling rendah. Untuk memperkuat hasil penelitian, digunakan pengujian hipotesis menggunakan uji ANOVA. Berdasarkan hasil Uji One Way ANOVA diperoleh hasil bahwa harga Fhitung 121,051 dengan angka signifikansi sebesar 0,000 yakni < 0,05 sehingga hipotesis diterima, artinya terdapat perbedaan tingkat kepatuhan Wajib Pajak atas sistem administrasi pemungutan pajak di Indonesia, Singapura, dan Jepang tahun 2014-2018
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Akuntansi · kode PDDikti 62201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Akuntansi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 14 Jul 2021
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/1365