ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PERLENGKAPAN BAYI DENGAN METODE ALAT PENGENDALIAN KUALITAS (SEVEN TOOLS) DI DIVISI GARMENT PT. TEGAR PRIMANUSANTARA
Pembimbing: Rodiah
Abstrak
Perkembangan industri saat ini mengalami persaingan yang sangat pesat, sehingga setiap perusahaan bersaing untuk mempertahankan produk mereka. Dengan kualitas yang baik maka perusahaan akan menghasilkan produk yang baik. Kualitas merupakan faktor yang dapat meningkatkan daya saing produk perusahaan tersebut. Dengan peningkatan kualitas maka biaya produksi akan semakin kecil sehingga mengurangi pemborosan. Kegagalan suatu produk terjadi akibat beberapa faktor pada proses produksi, bahan baku, mesin, peralatan, manusia dan lingkungan. Untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan dan sesuai dengan kebutuhan pasar, maka perlu dilakukan pengendalian kualitas (Quality Control) atas aktivitas proses yang dijalani dengan menggunakan alat pengendalian kualitas (seven tools). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengendalian kualitas pada divisi garmen bisa dikatakan belum dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan data dari dua tabel yang di rangkum dan perhitungan yang telah dilaksanakan dengan jumlah produksi pakaian pada bulan Juni hingga Juli sebesar 39590 pieces dengan menggunakan peta kendali data dari hasil produksi dan kerusakan menghasilkan batas pengendalian atas (UCL) dari Peta kendali X sebesar 150.9, dengan rata-rata kerusakan yang tertinggi sebesar 160.5 batas pengendalian bawah (LCL) sebesar -50.26. dan tuntuk peta kendali R dengan hasil UCL sebesar 174.7 dan untuk LCL sebesar 0 dengan rata-rata rank tertinggi sebesar 285. Data dari hasil produksi dan kerusakan perlengkapan bayi dibagian garmen selama Juni hingga September 2018 menunjukkan kerusakan diluar batas pengendalian, kerusakan diluar batas kendali berada di tabel Juni hingga Juli dengan total kerusakan tertinggi sebesar 303, dan bulan Agustus hingga September sebesar 111 piece. Untuk analisis data diagram pareto kerusakan tertinggi perlengkapan bayi di bagian garmen pada bulan Juni hingga September 2018 kerusakan tertinggi ada pada jenis kerusakan bahan sebanyak 891, selanjutnya kerusakan jenis print sebanyak 518.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Industri · kode PDDikti 26201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Industri
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 15 Jul 2021
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/1385