STABILISASI TANAH DENGAN CAMPURAN GARAM DAPUR (NaCl) TERHADAP NILAI PEMADATAN STANDAR METODE A ( Studi Kasus : Tanah Lempung Daerah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung )
Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 432200167)
Abstrak
Tanah merupakan suatu komponen utama dalam suatu konstruksi bangunan. Kondisi suatu tanah sangat berpengaruh terhadap konstruksi yang akan dibangun atau sudah dibangun. Oleh karena itu kondisi tanah harus diketahui terlebih dahulu terutama sifat fisik tanah, agar tidak mengalami kerugian kerusakan bangunan akibat dari buruknya sifat tanah. Untuk memperbaiki tanah hal yang harus dilakukan adalah dengan stabilisasi kimiawi. Pada penelitian ini menambahkan garam dapur sebagai bahan stabilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan garam dapur serta perbandingan tanah asli dengan tanah campuran garam dapur. Pada penelitian ini sampel tanah yang digunakan adalah tanah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Campuran garam yang ditambahkan sebagai bahan stabilisasi adalah 5%, 10%, dan 15%. Pengujian laboratorium yang dilakukan adalah pengujian Pemadatan Standar Metode A. Hasil dari penelitian ini adalah OMC tanah asli sebesar 28.863% dan MDD sebesar 1.372 gr/cm3 . Nilai OMC campuran Garam dapur 5% sebesar 31.948 % dan MDD sebesar 1.361 gr/cm3 . Nilai OMC campuran garam 10% sebesar 29.326% dan MDD sebesar 1.398 gr/cm3 . Serta nilai OMC campuran garam dapur 15% sebesar 25.124% dan MDD sebesar 1.454 gr/cm3 .
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 22 Jul 2021
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/1454