Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Makalah konferensi 2021 Ditelaah sejawat

AKULTURASI BUDAYA DAN AGAMA DALAM TRADISI KEKEBA/NGUPATI (SYUKURAN EMPAT BULAN) IBU HAMIL DI DESA PARAKANMANGGU PARIGI PANGANDARAN

Abstrak

Negara Indonesia terdiri dari berbagai macam adat istiadat dan budaya, atau bisa dikatakan Indonesia merupakan Negara multicultre. Keberagamaan budaya tersebut menghasilkan kebisaan-kebiasaan yang berbeda di suatu tempat. Ketika budaya satu dengan budaya lainnya bercampur atau bertemu maka hal tersebut dinamakan akulturasi budaya. Proses terjadinya akulturasi bukan hanya antar budaya saja, budaya dan agamapun mengalami akulturasi. Adapun contoh kegiatan akulturasi budaya dan agama di Desa Parakanmanggu Parigi Pangandaran adalah tradisi kekeba/ngupati (syukuran empat bulan) ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mencari tahun dan mengkaji akulturasi budaya dan agama dalam kegiatan tradisi kekeba/ngupati (syukuran empat bulan) ibu hamil di Desa Parakanmanggu Parigi Pangandaran. Metode yang digunakan adalah Kualitatif deskriftif dengan teknik pengumpulan data trianggulasi (observasi, wawancara, dokumentasi). Hasil penelitian bahwa tradisi kekeba/ngupati di Desa Parakanmanggu Parigi Pangandaran merupakan akulturasi agama dan budaya setempat, namun dalam pelaksanaannya tetap dilakukan sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW dan tidak ada kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan Agama Islam.

Berkas

2_Ai_Adah.pdf

Akses terbuka PDF, 740,7 KB
Unduh

Detail

Jenis
Makalah konferensi
Terbit di
Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi dan Teknik (SoBAT) ke-3
Halaman
9–18
Tanggal terbit
29 November 2021
Status publikasi
Sudah terbit
Bahasa
Indonesia
Subjek
PSBC
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 29 Nov 2021
URI
https://repo.xbbh.net/items/1541