Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Artikel jurnal 2016 Ditelaah sejawat

Budaya Lokal dalam Media Penyiaran Publik

Abstrak

Peran media sebagai sarana edukasi mengalami deviasi karena tergerus dengan kepentingan ekonomis media. Terlebih pada penayangan program siaran bernuansa budaya lokal. Stasiun televisi nasional enggan menayangkan acara bermuatan budaya lokal karena peminatnya sekelompok orang saja. Di stasiun televisi lokal pun prosentase durasi tayang acara budaya lokal kurang dari 50%. Dibutuhkan kebijakan khusus bagi media penyiaran publik untuk mewajibkan budaya lokal tayang lebih lama. Di sini peran regulator yaitu pemerintah mengintervensi tayangan yang jauh dari budaya khas bangsa dan mewajibkan media penyaiaran publik untuk menayangkan program acara budaya lokal. Serta KPI sebagai wasit berperan lebih aktif dalam menjaga acara siaran lebih bernuansa budaya lokal. Budaya lokal bukan sekedar kesenian tetapi banyak nilai kehidupan yang tertanam dalam budaya lokal yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan keseharian yang mesti terus diaarkan. Media penyiaran publik adalah sarana tepat dalam mewartakan budaya lokal kepada masyarakat kini.

Berkas

Media_Komunikasi_vol.1_1_2016_5.pdf

Akses terbuka PDF, 185,8 KB
Unduh

Detail

Jenis
Artikel jurnal
Terbit di
Media Komunika (Jurnal Komunikasi) Universitas Sangga Buana YPKP
Volume / Nomor
Vol. Vol. 1 No. 1
Halaman
36–41
Penerbit
Universitas Sangga Buana YPKP
Status publikasi
Sudah terbit
ISSN
2540-749X
Bahasa
Indonesia
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 11 Des 2019
URI
https://repo.xbbh.net/items/278