Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Artikel jurnal 2016 Ditelaah sejawat

Wacana Negara Islam dalam Media Online

Abstrak

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai bahkan mengatakan bahwa NII adalah ibu kandung terorisme di Indonesia sejak dahulu sampai sekarang. Namun begitu, ada juga yang mengatakan bahwa NII yang diproklamasikan oleh Kartosoewiryo tahun 1949 itu sah. Kemudian terkait aksi-aksi terorisme yang dikaitkan dengan NII itu hanyalah ketakutan atau traumatis dari pemerintah yang sekarang bahwa NII akan bangkit kembali. Satu peristiwa (tentang NII) dapat diberitaka atau diwacana secara berbeda oleh media massa. Gerakan NII atau DI/TII yang pertama kali dipimpin oleh Kartosoewiryo digambarkan oleh wartawan VoaIslam sebagai pahlawan yang melawan penjajahan dan kemerdekaan Indonesia. Secara eksplisit wartawan VoaIslam.com juga menggambarkan bahwa dalam ‘menghabisi’ gerakan NII-nya Kartosoewiryo, pemerintah Republik Indonesia - melalui institusi intelejennya - melalukan infiltrasi-infiltrasi ke dalam gerakan NII, bahkan pada era Soeharto berhasil mengumpulkan para anggota NII dan kemudian menangkapnya. Pada akhirnya, tindakan-tindakan terorisme yang terjadi di Indonesia selama ini, ada unsur intelejen di belakangnya.

Berkas

Media_Komunikasi_vol.1_1_2016_6.pdf

Akses terbuka PDF, 384 KB
Unduh

Detail

Jenis
Artikel jurnal
Terbit di
Media Komunika (Jurnal Komunikasi) Universitas Sangga Buana YPKP
Volume / Nomor
Vol. Vol. 1 No. 1
Halaman
42–50
Penerbit
Universitas Sangga Buana YPKP
Status publikasi
Sudah terbit
ISSN
2540-749X
Bahasa
Indonesia
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 11 Des 2019
URI
https://repo.xbbh.net/items/279