POLA KOMUNIKASI GURU DENGAN MURID TUNARUNGU PADA SEKOLAH LUAR BIASA (Analisis Deskriptif Kualitatif Pada Sekolah Menengah Atas Kelas 10 B Di Sekolah Luar Biasa Yayasan Galeuh Pakuan Blubur Limbangan Kabupaten Garut)
Pembimbing: ADI PERMANA SIDIK (NIDN/NIDK 0401118801)
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui “Pola Komunikasi Guru Dengan Murid Tunarungu Pada Sekolah Luar Biasa (Analisis Deskriptif Kualitatif Pada Sekolah Menengah Atas Kelas 10 B Di Sekolah Luar Biasa Yayasan Galeuh Pakuan Blubur Limbangan Kabupaten Garut)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi dan metode ajar apa yang digunakan oleh guru dengan murid tunarungu kelas 10B di SLB BC YGP Blubur Limbangan dalam proses pembelajarannya dan untuk mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat guru ketika melakukan pembelajaran dikelas 10B SLB BC YGP Blubur Limbangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian desktiptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi ke lokasi penelitian, melakukan wawancara kepada informan kunci dan informan pendukung, dan melakukan dokumentasi selama proses penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan mengadakan member check. Dalam penelitian ini, Kepala Sekolah dan Guru Kelas 10B SLB BC YGP Blubur Limbangan menjadi informan kunci dan tiga orang tua murid kelas 10B menjadi informan pendukung. Hasil dari penelitian ini adalah (1) implementasi atau penerapan pola komunikasi yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada murid kelas 10B adalah dengan menggunakan pola komunikasi kelompok dan pola komunikasi antarpribadi/interpersonal. Dalam praktik penggunakaan pola komunikasi tersebut tentunya dengan menggunakan pergerakan bibir dan tangan yang melakukan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Sistem Isyarat Bahasa Indonesia adalah bahasa isyarat yang digunakan dalam proses pembelajaran di Sekolah Luar Biasa. (2) Metode ajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajarannya adalah dengan menggunakan beberapa metode ajar dan ada pula metode-metode ajar yang dikolaborasikan oleh guru kelas 10B. Guru kelas 10B menggunakan metode ceramah, metode diskusi yang dikolaborasikan dengan metode tanya jawab, dan metode demonstrasi yang dikolaborasikan dengan dua metode lainnya yaitu metode drill (keterampilan) dan metode eksperiment (percobaan). (3) Faktor yang menjadi penghambat sekaligus pendukung dalam proses pembelajaran di kelas 10B adalah media ajar. Dengan adanya media ajar maka dapat mempermudah proses pembelajarannya, sebaliknya jika kekurangan media ajar maka akan ada kesulitan pada proses pembelajarannya baik itu bagi guru ataupun bagi murid-murid kelas 10B SLB BC YGP Blubur Limbangan.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- Universitas sangga buana YPKP
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Ilmu Komunikasi · kode PDDikti 70201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Ilmu Komunikasi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 14 Sep 2023
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/2863