UPAYA MEMINIMALISIR KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) & SYSTEMATIC CAUSE ANALYSIS TECHNIQUE (SCAT) PADA BAGIAN PRODUKSI DI PT ALKAN CHEMICAL INDONESIA
Pembimbing: . Nurwathi (NIDN/NIDK 0412076801)
Abstrak
PT Alkan Chemical Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi bahan kimia. Sebagai produsen dan distributor, perusahaan ini menghasilkan berbagai jenis bahan kimia untuk aplikasi pelapisan logam dan perawatan permukaan logam. permasalahan yang masih terjadi saat ini yaitu kecelakaan kerja yang dapat menyebabkan para pekerja terluka pada bagian kulit saat sedang melakukan produksi, hal tersebut terjadi karena kelalaian pada pekerja yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja, kurangnya penerapan mengenai sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja yang baik sehingga dapat menyebabkan adanya risiko kecelakaan di tempat kerja. Mencagah terjadinya kecelakaan kerja dan mengurangi risiko maka diperlukan langkah implementasi keselamatan kesehatan kerja yang dimulai dengan perencanaan yang baik, termasuk identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Metode yang digunakan adalah metode HIRARC untuk analisis hasil analisis dari penyebab kecelakaan kerja tersebut menggunakan metode SCAT sebagai teknik analisa untuk menemukan penyebab kecelakaan. Identifikasi bahaya dengan 7 kategori kegiatan bahaya perilaku tidak aman berupa: pekerja terkena percikan/cipratan, pekerja ketumpahan cairan bahan kimia, terhirup bahan kimia, pekerja bekerja dijalur forklift, pekerja tidak menggunakan safety helmet saat berada dijalur forklift. Dengan presentase penilaian sebesar 20% untuk kategori Medium Risk, dan 80% untuk kategori Low Risk. Rekomendasi pengendalian menggunakan Engineering control, Administrative Control, dan APD. Hasil Analisis penyebab kecelakaan kerja dengan mengunakan metode Systematic Cause Analysis Technique (SCAT) di PT Alkan Chemical Indonesia bahwa akar penyebab kecelakaan adalah kurangnya pelatihan dan pengawasan dengan faktor sebagai berikut Bahaya terkena percikan/cipratan bahan kimia (kulit) dengan penyebab dasar pekerja tidak menggunakan APD (apron) yang sesuai.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- Universitas Sangga Buana YPKP
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Industri · kode PDDikti 26201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Industri
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 30 Okt 2023
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/2999