ANALISA KERUSAKAN CRANK PIN NOMOR 4 MESINSULZER 12 ZAV 40 S PLTD AMPENAN UNIT 7
Pembimbing: Agus Solehudin (NIDN/NIDK 0018026802)
Abstrak
Crank Pin adalah bagian dari Crank Shaft yang berfungsi sebagai tempatmelekatnya atau tempat terpasangnya Connecting Rod. Crank Pinbersamadengan Crank Shaft berfungsi untuk merubah gerak Naik turun (Translasi) Pistonmenjadi gerakan rotasi atau gerakan putar. Crankshaft merupakan komponenutama pada mesin diesel yang digunakan PLTD. Adanya retakan pada permukaancrankshaft dapat menjadi potensi risiko kerusakan atau kegagalan mesin. Retakpada permukaan crankshaft dapat disebabkan oleh kegagalan operasi seperti gagalpelumasan, bearing jammed dan overspeed. Ciri retak akibat kegagalan operasiyaitu arah rambatan retak yang sejajar sumbu poros dan nilai kekerasanpermukaan yang tinggi. Selain akibat dari kegagalan operasi, retak padacrankshaft dapat disebabkan oleh kelelahan material akibat pembebanan siklik. Terjadi gangguan Crank Pin nomor 4 PLTD Ampenan Unit 7 yang menyebabkanunit tidak bisa beroperasi. Dalam hal ini penulis melakukan serangkaianpengamatan dan pengujian untuk mengetahui tingkat kerusakan crank pin. Darihasil pengujian akan dilakukan analisa penyebab gangguan dan juga rekomendasitindakan yang harus dilakukan. Kata kunci : PLTD,Crank Pin,Under size, Protection.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 09 Maret 2024
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Mesin · kode PDDikti 21201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Mesin
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 26 Mar 2024
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/3533