ANALISIS FANATISME SUPORTER SEPAK BOLA DALAM MENDUKUNG PERSIB BANDUNG PADA SAAT SISTEM BUBBLE LIGA 1 INDONESIA KOMPETISI 2022-2023 (Studi Kasus Perilaku Komunikasi Komunitas Suporter Persib)
Pembimbing: Tanto Trisno Mulyono (NIDN/NIDK 0423098604)
Abstrak
Sepakbola merupakan olahraga paling populer saat ini yang dimana setiap pertandingan sepakbola dihadiri para suporter yang datang mendukung negara maupun tim kesayangannya. Salah satu suporter terkenal di Indonesia saat ini yaitu suporter Persib Bandung yang memiliki fanatisme yang tinggi terhadap Persib Bandung dan juga perilaku komunikasi yang terjadi ketika mendukung Persib Bandung. Namun karena peristiwa Kanjuruhan dimana Liga 1 Indonesia tahun kompetisi 2022-2023, format liga diubah dari home-away menjadi sistem bubble yang diselenggarakan di Jogjakarta dan Jawa Tengah dan tanpa kehadiran penonton sehingga para suporter menyaksikan pertandingan sepakbola hanya melalui televisi maupun acara nonton bareng yang diselenggarakan oleh para suporter. Fanatisme sendiri memiliki faktor dan aspek yang memengaruhi tingkat fanatisme itu sendiri. Perilaku komunikasi yang terjadi baik verbal maupun nonverbal komunitas suporter persib Bandung. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Paradigma yang peneliti gunakan adalah konstruktivisme. Peneliti menggunakan teknik analisis data data reduction, data display, verification/conslusion drawing. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitiannya adalah dimana sikap fanatisme yang muncul karena beberapa faktor dan aspek. Faktor fanatisme dari suporter Persib adalah menganggap Persib Bandung sebagai budaya, jiwa yang sudah ada dari lahir, menganggap seperti agama kedua mereka. Sedangkan aspek fanatismenya adalah pengorbanan, aspek keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Perilaku komunikasi yang terjadi adalah bernyanyi, meneriakan yel-yel atau chant dan juga membentangkan spanduk yang bertujuan memberi semangat ke pemain, melakukan teror terhadap pemain lawan dan juga mengkritik menejemn persib Bandung Perbedaan yang paling terasa antara mendukung Persib saat liga 1 sistem bubble adalah atmosfir mendukungnya dan juga mereka setuju liga 1 Indonesia lebih baik dihentikan jika kejadian seperti Kanjuruhan terjadi lagi. Keyword: Fanatisme, Perilaku Komunikasi, Suporter, Liga 1 Indonesia
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 16 Februari 2024
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Ilmu Komunikasi · kode PDDikti 70201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Ilmu Komunikasi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 27 Mar 2024
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/3535