IMPLEMENTASI METODE SIX SIGMA UNTUK MENCARI FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN PRODUK FRESHMILK DAN YOGURT DI PT. ABC KOGEN DAIRY
Pembimbing: Nurwathi
Abstrak
Peningkatan kualitas merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan untuk tetap hidup dalam dunia bisnis yang kompetitif ini. Suatu produk dinyakatakan berkualitas jika telah memenuhi beberapa kriteria yang diinginkan oleh konsumen. PT. ABC Kogen Dairy merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan Susu freshmilk dan Yogurt yakni berbagai macam produk susu. Perusahaan ini baru berdiri beberapa tahun lalu sekitar tahun 2016. Dalam setiap proses produksi terdapat faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada produk, diperlukan upaya dari pihak perusahaan untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi dengan melakukan pengawasan dan pengendalian kualitas. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kerusakan kemasan pada proses produksi freshmilk dan yogurt PT. ABC Kogen Dairy. Dan memberikan usulan pelaksanaan pengendalian kualitas dengan metode six sigma terhadap produk freshmilk dan yogurt di PT ABC Kogen Dairy agar berada pada batas kendali/standar. Permasalahan yang dihadapi pada perusahaan adalah belum adanya metode pengendalian kualitas produknya yang digunakan untuk meminimalkan jumlah produk yang reject atau rusak selama proses produksi. Six sigma merupakan metode dengan perbaikan kualitas yang berdasar statistik, dimana dasar metode ini yaitu perbaikan dengan cara terus-menerus (Continuous Improvement) dengan menggunakan alat statistik dan problem solving tools. Pada skripsi ini, peneliti akan menerapkan metode six sigma yang dapat jadi alasan perusahaan sebagai metode pengendalian kualitas produknya. Pada tahap measure melalui perhitungan rata-rata ketidaksesuaian pada produk, diketahui bahwa produk tersebut yang mengalami tingkat kerusakan pada proses produksi freshmilk dengan peluang reject atau rusak yang terjadi sebesar 0,010100 yang berarti bahwa kemungkinan reject atau rusak yang terjadi persejuta kesempatan (DPMO) pada proses Produksi produk freshmilk sebesar 10100 dan setelah dikonversikan kedalam nilai six Sigma diperoleh nilai 3.8 dan pada proses produksi yogurt peluang reject atau rusak yang terjadi sebesar 0,010678 yang berarti bahwa kemungkinan reject atau rusak yang terjadi persejuta kesempatan (DPMO) pada proses Produksi produk yogurt sebesar 14237, dan setelah dikonversikan kedalam nilai six Sigma diperoleh nilai 3.7. Berdasarkan tabel pencapaian tingkat six sigma menunjukkan bahwa proses yang terjadi masih terdapat reject atau rusak yang dihasilkan sehingga masih perlu dilakukannya perbaikan kualitas pada proses produksi. Berdasarkan tujuan penelitian yang dilakukan dan di peroleh, yaitu ada tiga jenis reject atau rusak pada produk freshmilk dan yogurt yaitu botol penyok, tutup botol miring/ tidak rata dan label rusak Disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor manusia, material, dan mesin.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Industri · kode PDDikti 26201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Industri
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 10 Jan 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/376