Analisis Penempatan Alat Proteksi Pemutus Balik Otomatis dengan Metode Gangguan Hubung Singkat untuk Pengoptimalan Keandalan Sistem Distribusi 20 kV
Pembimbing: Kusmadi Kusmadi (NIDN/NIDK 0420058402)
Abstrak
Keandalan sistem tenaga listrik merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan sistem terhadap pemenuhan kebutuhan energi listrik konsumen. Kontinuitas penyaluran energi listrik diharapkan dapat terdistribusi dengan baik tanpa adanya gangguan. Namun pada kenyataannya, sistem pendistribusian tenaga listrik ini sangat rentan terhadap gangguan yang berdampak pada keandalan penyaluran energi ke pelanggan. Untuk meningkatkan keandalan penyaluran energi listrik, dibutuhkan alat proteksi yang terpasang di jaringan listrik distribusi 20 kV, salah satu contohnya alat proteksi Pemutus Balik Otomatis atau Recloser. Penempatan recloser pada jaringan distribusi listrik tidak diatur dengan jarak minimum yang baku dari Gardu Induk (GI) secara spesifik, karena banyak faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut. Penentuan jarak penempatan recloser lebih bergantung pada analisis teknis yang mempertimbangkan beberapa faktor. Penempatan alat proteksi sangat mempengaruhi keoptimalan kinerja dari alat itu sendiri dalam memproteksi jaringan listrik, sehingga penempatan Pemutus Balik Otomatis yang kurang tepat dapat berdampak pada kerugian perusahaan, baik dari segi keandalan maupun materi (energi yang tidak terjual). Pada PT.PLN (Persero) ULP Majalengka, penempatan Pemutus Balik Otomatis ditentukan berdasarkan jarak aman dari PMT Gardu Induk tanpa mempertimbangkan beban dan populasi pelanggan, saat Pemutus Balik Otomatis diletakkan pada titik yang tidak tepat inilah yang dapat menyebabkan kerugian baik dari segi System Average Interuption Duration Index (SAIDI), System Average Interuption Frequency Index (SAIFI), dan juga Kwh yang tak tersalurkan atau Energy Not Sell (ENS) dimana 3 hal tersebut merupakan parameter keandalan penyaluran tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengAnalisis pengoptimalisasian penempatan alat proteksi jaringan Listrik 20 kV berupa Recloser pada Penyulang yang bertujuan dapat mengefisiensikan energi-energi yang tidak terjual (Energy Not Sell). Kata kunci : Sistem Distribusi, Keandalan, Gangguan jaringan Listrik, Alat Proteksi, Recloser.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- Universitas Sangga Buana
- Tanggal terbit
- 30 Agustus 2024
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Elektro · kode PDDikti 20201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Elektro
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 12 Sep 2024
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/4365