Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2024

ANALISIS KELELAHAN KERJA DAN KANTUK PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE INDUSTRIAL FATIGUE RESEACRSH COMMITTEE (IFRC), CARDIOVASCULAR LOAD (CVL) DAN KAROLINSKA SLEEPNESS SCALE (KSS)

Pembimbing: Ade Azwar (NIDN/NIDK 0410128702)

Abstrak

Tranformasi yang terjadi diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern. Ini terbukti dengan mulai munculnya transportasi online di kota – kota besar Indonesia yang dikenal sebagai ojek online. Sejak tahun 2018 – 2022 jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan rata – rata 6,25% pertahunnya. Faktor yang mendominasi terjadinya kecelakaan berasal dari internal manusia sebesar 28% yang diakibatkan oleh kelelahan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja dan kantuk pada pengemudi ojek online di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan penelitian Eksperimen Sederhana. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Instrumen Penelitian menggunakan kuesioner. Metode yang digunakan yaitu Industrial fatigue Committee (IFRC) metode yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kelelahan kerja subjektif. Cardiovascular Load (CVL) metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kelelahan kerja objektif dengan mengukur tingkat detak denyut nadi. Karolinska Sleepnes Scale (KSS) metode subjektif untuk mengukur tingkatan kantuk. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pengemudi ojek online mengalami kelelahan kerja subjektif dengan metode IFRC yaitu tingkat kelelahan kerja tinggi baik sebelum ataupun sesudah bekerja dengan persentase 60% sebelum bekerja dan 67% sesudah bekerja, sedangkan kelelahan kerja objektif dengan metode CVL yaitu < 30% yang dimana tidak terjadinya kelelahan. Tingkat kantuk yang dialami pengemudi ojek online yaitu tingkat kantuk rendah sebesar 77% pada saat sebelum bekerja dan tingkat kantuk tinggi sebesar 57% pada saat sesudah bekerja. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat hubungan signifikan kelelahan subjektif sebelum dan sesudah bekerja dengan p-value < 0,05 sedangkan hasil uji paired t-test untuk kelelahan kerja objektif tidak terdapat hubungan signifikan sebelum dan sesudah bekerja dengan p-value > 0,05. Hasil uji wilcoxon terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kantuk sebelum dan sesudah bekerja dengan p-value < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan pengemudi ojek online memanfaat waktu istirahat dengan baik agar terhindar dari kelelahan kerja dan memeriksa kesehatan jika ada keluhan terkait kelelahan kerja agar dapat menghindari kecelakaan kerja. Kata kunci: Pengemudi Ojek Online, Industrial Fatigue Reseacrsh Committee, Cardiovascular Load, Karolinska Sleepness Scale.

Berkas

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 14,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 202,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 209,7 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Abstrak

Akses terbuka PDF, 191,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 1,1 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 456,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Plagiarisme_1.pdf

Akses terbuka PDF, 1,4 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
20 Agustus 2024
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Industri · kode PDDikti 26201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Industri
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 27 Sep 2024
URI
https://repo.xbbh.net/items/4428