Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2024

ANALISIS EKONOMI PADA PROYEK FEASIBILITY STUDY SIMPANG TIDAK SEBIDANG JL. OTO ISKANDARDINATA (SUKABUMI)

Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 0418047301)

Abstrak

Berdasarkan kondisi eksisting kawasan, pada perlintasan tidak sebidang di ruas Jl. Oto Iskandardinata memiliki kondisi lalu lintas yang tergolong sangat sibuk, baik oleh operasi kereta api maupun lalu lintas pengguna jalan raya. Kondisi ini dikhawatirkan di masa yang akan datang dapat mengakibatkan kemacetan yang parah dan dapat meningkatkan kecelakaan lalu lintas di sekitar persimpangan tidak sebidang di ruas Jl. Oto Iskandardinata. Untuk mengantisipasi kondisi yang menyebabkan kemacetan pada ruas jalan utama maka sangat perlu dilakukan studi analisa kelayakan ekonomi yang meliputi analisis berbagai aspek seperti biaya konstruksi, manfaat ekonomi, dan keberlanjutan proyek dalam jangka panjang. Analisa kelayakan ekonomi ini didukung oleh data-data sekunder untuk data survei lalu lintasnya dan data-data primer untuk data biaya operasi kendaraan. Adapun tahapan analisis yang dilakukan meliputi perhitungan biaya proyek, Analisa kinerja jalan eksisting, Perhitungan biaya operasi kendaraan dan nilai waktu, serta perhitungan analisa kelayakan ekonomi yang dilakukan dengan metode kriteria kelayakan biaya antara lain penentuan BCR, NPV, IRR dan Analisis sensitifitas. Konstruksi yang dapat menjadi alternatif simpang tidak sebidang dengan jalur KA yaitu berupa Overpass dan Underpass. Berdasarkan hasil perhitungan biaya proyek overpass pada tahun 2028 sebesar Rp. 383.437.478.917 sedangkan underpass sebesar Rp. 274.350.768.894. Besarnya perhitungan menunjukkan investasi yang dibutuhkan lebih besar dibandingkan nilai manfaat yang didapat secara ekonomi. Alternatif struktur Overpass memiliki nilai BCR 0,60 dan 0,40 atau lebih rendah dibandingkan alternatif Underpass dengan nilai BCR 0,68 dan 0,45. Analisis biaya dan manfaat selama 40 tahun dengan tingkat suku bunga 10% untuk didapat nilai PV cost sama dengan PV benefit untuk overpass sebesar Rp. 246.441.619.327, sedangkan underpass sebesar Rp. 200.627.681.076. Didapat nilai Nett Present Value (NPV) sebesar 0, Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 10%. Maka dari parameter analisis ekonomi diatas dapat disimpulkan bahwa proyek simpang tidak sebidang alternatif overpass dengan melakukan perubahan biaya konstruksi maupun biaya operasional dan pemeliharaan untuk Overpass sebesar 60% sedangkan Underpass sebesar 68%, sehingga keduanya layak dilaksanakan. Namun jika dilihat dari potensi kumulatif volume kendaraan yang dapat dilayani oleh alternatif Overpass maupun Underpass akan lebih besar hingga 12% selama masa layan 40 tahun dan kumulatif penghematan nilai waktu alternatif Overpass mencapai 70,46% dan Underpass 76,02% terhadap kondisi eksisting. Kedua faktor ini dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan konstruksi simpang tidak sebidang. Kata Kunci : persimpangan tidak sebidang; manfaat; biaya; BCR; NPV; IRR; analisis sensitifitas

Berkas

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 148,4 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 326,5 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Abstrak

Akses terbuka PDF, 350,2 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 625,2 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 164,6 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 177,4 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

08_SURAT_KETERANGAN_CEK_PLAGIARISME_repaired.pdf

Akses terbuka PDF, 275,7 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
26 Agustus 2024
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Sipil
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 07 Okt 2024
URI
https://repo.xbbh.net/items/4532