ANALISIS PERBANDINGAN RETURN DAN RISIKO (RISK) SAHAM SYARIAH DAN NON SYARIAH (STUDI KASUS PADA INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) di BURSA EFEK INDONESIA PRIODE 2012-2016)
Pembimbing: Erna Garnia
Abstrak
Adanya Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang sudah dijadikan sebagai peluang bagi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membuktikan bahwa Indonesia telah turut ikut didalam membangkitkan ekonomi Islam untuk dapat menarik para calon investor muslim yang memiliki kelebihan dana agar dapat melakukan investasi di saham syariah yang sudah jelas berlabel halal. Namun masih kurangnya pemerataan pengetahuan dan informasi mengenai seberapa besar perbedaan tingkat return dan risiko antara saham syariah dan saham non syariah apakah terdapat perbedaan atau tidak ada perbedaan antara keduanya. Tujuan penelitian ini disusun untuk mengetahui perbedaan rata-rata return dan risiko saham syariah di Index Saham Syariah indonesia (ISSI) yang ada di Bursa Efek Indonesia dan saham non syariah yang tidak termasuk dalam daftar ISSI selama 5 tahun pada periode 2012 sampai 2016. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian deskriptif dan metode penelitian komparatif. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari BEI, namun dikategorikan saham syariah ialah saham yang konsisten masuk dalam daftar ISSI dan saham non syariah ialah saham yang konsisten tidak pernah masuk dalam daftar ISSI yang dilihat dari sisi return dan risiko yang di rata-ratakan setiap bulannya hingga dirata- ratakan setiap tahunnya dari periode 2012 sampai 2016. Hasil penelitian Perincipal Componen Analysis (PCA) menunjukkan kontribusi tertinggi dengan 10 peringkat perusahaan, yang dilihat dari sisi return untuk yang paling tinggi di saham syariah ialah Duta Pertiwi Nusantara Tbk. (4.63E-05), dan yang paling tinggi disaham non syariah ialah Bank PermataTbk. (0.529075) sedang kan untuk besar risiko atau besar penyimpangan terjadi pada perusahaan yang paling tinggi pada saham syariah yaitu Vale Indonesia Tbk. (8.97E- 05), dan untuk saham non syariah yaitu Medco Energi International Tbk. (9.30E-17). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata return saham syariah sebesar 0,016472981 atau 0,16% , sedangkan rata-rata return non syariah sebesar 0,01349391 atau 0,13 % . Adapun tingkat risk saham syariah sebesar 0,026158 atau 0,3% sedangkan tingkat risk saham non syariah sebesar 0,026683 atau 2,1% . Berdasarkan hasil analisis inferensial dengan mengggunakan uji beda (Two independent sample t-test) didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara return dan risiko saham syariah dengan saham konvensional. perbedaan return antara saham syariah dan non syariah hanya sebesar 8,33% dan perbedaan risiko antara saham syariah dan saham non syariah hanya sebesar 6,01%.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Manajemen · kode PDDikti 61201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Manajemen
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 27 Feb 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/465