Analisis Bingkai Pemberitaan Konflik Israel di Koran Repubika Menggunakan Van Dijk
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bingkai pemberitaan pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam berita harian Republika selama bulan Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis framing model Robert N. Entman yang terdiri atas empat elemen yakni problem identification (pendefinisian masalah), causal interpretation (perkiraan sumber masalah), moral interpretation (penilaian moral), dan treatment recommendation (penyelesaian masalah). Dari hasil penelitian ini ditemukan hasil sebagai berikut: 1) Problem Identification. Harian Republika mengidentifikasikan pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebagai masalah kemanusiaan sekaligus masalah keagamaan; 2) Causal Interpretation. Amerika Serikat dan Israel merupakan pelaku utama dalam masalah ini; 2) Moral Evaluation. Peristiwa ini merupakan tindakan yang melanggar hukum internasional dan membahayakan serta mengancam perdamaian di Timur Tengah khususnya, dan di seluruh dunia umumnya; dan 4) Treatment Recommendation. harian Republika merekomendasikan penyelesaian masalah yakni mendorong pemerintah Indonesia untuk terus menggalang dukungan dari berbagai pihak baik rakyat Indonesia sendiri, Uni Eropa, Asia, semua negara anggota OKI, serta negara anggota Gerakan Non Blok agar pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditolak
Berkas
Detail
- Jenis
- Artikel jurnal
- Terbit di
- Media Komunika (Jurnal Komunikasi) Universitas Sangga Buana YPKP
- Volume / Nomor
- Vol. Vol. 4 No. 2
- Halaman
- 1–20
- Penerbit
- Universitas Sangga Buana YPKP
- Status publikasi
- Sudah terbit
- ISSN
- 2540-749X
- Bahasa
- Indonesia
- Subjek
- Jurnal Media Komunika
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 06 Mei 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/495