Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2022

OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI BANDUNG MENGGUNAKAN METODE MKJI 1997 (STUDI KASUS SIMPANG BERSINYAL UJUNGBERUNG - RUMAH SAKIT)

Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 0418047301)

Abstrak

ABSTRAK OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI BANDUNG MENGGUNAKAN METODE MKJI 1997 (STUDI KASUS SIMPANG BERSINYAL UJUNGBERUNG - RUMAH SAKIT) Oleh : Muhammad Fauzi Rahman 2112171208 Jalan A.H. Nasution merupakan salah satu jalan nasional yang ada di Bandung, jalan tersebut mengubungkan antar ibu kota provinsi. Pada jalan A.H. Nasution terdapat simpang yang terhubung langsung dengan Jl.Rumah Sakit, di simpang Ujungberung tersebut sering terjadi kemacetan yang diakibatkan oleh banyak faktor seperti adanya hambatan simpang, tingginya volume kendaraan serta area simpang yang berada di daerah pertokoan, pasar dan rumah sakit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja simpang agar tidak terjadi kemacetan atau antrean kendaraan. Penelitian ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Berdasarkan pada hasil Analisa yang telah dilakukan, didapatkan kondisi derajat kejenuhan (DS) berada pada angka 0,857, angka tersebut terlalu tinggi mengingat nilai tersebut harus di bawah 0,75. Sedangkan untuk tingkat pelayanan mendapat nilai D. Kondisi existing terlalu jenuh maka perlu dilakukan pengoptimalan pada simpang tersebut. Dari hasil Analisa ada 3 alternatif yang dicoba yaitu Alternatif I (Perubahan Waktu Sinyal), Alternatif II (Perubahan menjadi 3 Fase Sinyal) dan Alternatif III (Perubahan waktu sinyal dan pengalihan arus). Dipilih Alternatif III untuk mengoptimalkan simpang tersebut, tundaan didapat pada lengan (T) = 42,2 det/smp dan lengan (B) = 40,1 det/smp, dengan panjang antrian 131 m pada lengan (T) sedangkan lengan (B) sebesar 26 m. Waktu siklus yang didapatkan yaitu 78 detik. Waktu hijau yang diatur yaitu 45 detik pada lengan (T) dan 25 detik pada lengan (B). Terjadi peningkatan pada Kapasitas yaitu (T) = 1977 smp/jam dan (B) = 1179 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan (DS) berada di bawah 0,75 yaitu 0,653 pada lengan (T) sedangkan 0,247 untuk lengan (B). Selain pengaturan sinyal pada alternatif III dilakukan juga pengalihan arus. Dinilai dari hasil tersebut Alternatif III paling efektif untuk digunakan pada simpang Ujungberung – Rumah Sakit. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahawa perubahan waktu sinyal dan pengalihan arus masih dapat diterapkan untuk mengatasi kemacetan di simpang Ujungberung – Rumah Sakit. Kata Kunci : Opimalisasi, Kinerja Simpang, Simpang Bersinyal

Berkas

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 99,3 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 53,3 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 426,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Abstrak

Akses terbuka PDF, 3,8 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 3,8 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 3,8 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
30 Agustus 2022
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Sipil
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 24 Feb 2025
URI
https://repo.xbbh.net/items/5149