Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2022

“PENGEMBANGAN MODEL PERENCANAAN DESAIN EXPO CENTER YANG EFEKTIF DAN BERBASIS BUDAYA DI DIERA OTONOMI DAETAH”

Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 0418047301)

Abstrak

Fasilitas budaya dan hiburan adalah salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk masyarakat. Fungsi fasilitas budaya dan hiburan diberikan kepada masyarakat untuk melestarikan dan mempelajari sejarah maupun ilmu-ilmu yang ada di Indonesia. Nilai tradisional yang ada di Indonesia seharusnya menjadi sebuah identitas bagi daerah tersebut. Pembangunan gedung Expo Center diindonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional yang telah dilaksanakan dekade ini. Pembangunan infrastruktur bangunan gedung demikian pesat membawa berbagai perubahan pada berbagai aspek kehidupan, baik dari segi lingkungan, fisik, ekonomi, sosial budaya, maupun politik. Menurut kamus besar bahasa indonesia expo berarti pameran. Pengertian pameran secara umum adalah suatu kegiatan penyajian produk/ karya seni untuk didokumenrasi sehingga dapat diapresiasikan oleh masyarakat luas. Sedangkan center menurut oxfor dictionary diartikan sebagai titik tengah dari tempat atau sekelompok bangunan sehingga membentuk poin inti dari sebuah jalan atau area, pusat konsentrasi atau titik dari penyebaran. Dilihat dari judul pengembangan model “Perencanaan Desain Expo Center Yang Efektif dan Berbasis Budaya di era Otonomi Daerah” sehingga perencanaan struktur ini menambahkan komponen ornamen budaya tradisional Wata/ Bubu ke dalam desain rencana struktur bangunan. Wata/Bubu adalah jaring ikan merupakan alat tradisional yang digunakan sebai alat mata pencaharian untuk menangkap ikan di air atau sungai-sungai. Wata tau bubu terbuat dari anyaman bambu dan juga pohon pinang hutan lalu dianyam menggunakan tali rotan. Bentuknya menyerupai selinder dengan mulut bubu yang mengecil. Alat ini digunakan oleh suku di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat dan sekitarnya untuk menangkap ikan. PTS. FT. USB - YPKP iv Berdasarkan hasil analisa maka didapat, pertama penambahan pemodelan struktur ornamen budaya wata/Bubu pada atap dan tiang penopang balkon banguna Expo Center. Hasil analisa atruktur didapat dimensi balok yang dipakai adalah 40/60 dengan penulangan torsi → 4 D 13, dan penulangan lentur antara lain, tumpuan kanan 6 D 19 → tulangan tarik (Sisi Atas) dengan panjang penyaluran 1150 mm. 3 D 19 → tulangan tarik (Sisi Bawah) dengan panjang penyaluran 350 mm. Tumpuan kiri 6 D 19 → tulangan tarik (Sisi Atas) dengan panjang penyaluran 1150 mm. 3 D 19 → tulangan tekan (Sisi Bawah) dengsn panjang penyaluran 350 mm. Lapangan, 4 D 19 → tulangan tarik ( Sisi Bawah) dengan panjang penyaluran 850 mm. 3 D 19 tulangan tarik (Sisi Atas) dengan panjang penyaluran250 mm. Penulangan geser, tumpuan kanan dan kiri → D10 – 100, daerah lapangan D10 – 100. Dimensi kolom utama K1 yang ditinjau adalah 50/50 dengan tulangan lentur12 D 22 dan tulangan geser D10 – 150 dengan bentang dimensi 300 cm. Dimensi pelat lantai yang di gunakan 15 cm dan pelat atap 12 cm dengan bentang pelat yang sama 3 m x 3 m. Kata kunci : Perencanaan Desain Expo Center Berbasis Budaya

Berkas

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 292,2 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 421,2 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 368,6 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Abstrak

Akses terbuka PDF, 322,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 2,4 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 2,5 MB CC0 (Public Domain)
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
21 Juni 2022
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Sipil
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 24 Feb 2025
URI
https://repo.xbbh.net/items/5199