EFISIENSI KAYU SEBAGAI BAHAN PENDUKUNG PEKERJAAN PENGECORAN BETON DAN RANGKA PLAFON PADA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengefisiensi penggunaan kayu pendukung pekerjaan pengecoran,mengetahui efisiensi biaya pelaksanaan dua jenis sistem bekisting yang berbeda,antara bekistingkonvensional kayu, dengan sistem bekisting semi moderen formwork (scaffolding) dan sistem rangkaplafon besi hollow. Pengujian untuk memperbandingkan kedua sistem bekisting perancah inidilakukan pada bangunan bertingkat satu sampai bangunan bertingkat empat dengan luas lantai tipikal satu sampai lantai luas lantai tipikal empat mempunyai luas yang sama. Waktu pelaksanaan proyek dengan perancah bekisting konvensional terjadi kehilanganan volume kayu sebesar ±40%. Dari segi biaya pengecoran, sistem bekisting perancah kayu jauh lebih efisien, pada perbedaan kedua sistem pada kayu dihitung cara SNI 7394:2008, berkisar antara ±122,7 % sampai ±146,2% kayu lebih hemat dari sistem bekisting formwork (scaffolding). Dari segi efisiensi, volume kayu peracah pasca pengecoran sebesar ±60%, dapat digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan bahan rangka plafon bangunan bertingkat itu sendiri. Sedangkan sistem bekisting semi moderen untuk kebutuhan rangka plafon harus mengeluarkan biaya beli bahan rangka plafon seperti besi hollow. Dari perbadingan hasil pengujian direkomendasikan untuk memakai sistem bekisting konvensional yaitu sistem bekisting perancah kayu.
Berkas
Detail
- Jenis
- Artikel jurnal
- Terbit di
- SIMTEKS (Sistem Infrastruktur Teknik Sipil) Universitas Sangga Buana YPKP
- Volume / Nomor
- Vol. Vol. 1 No. 1
- Halaman
- 1–10
- Penerbit
- Universitas Sangga Buana YPKP
- Status publikasi
- Sudah terbit
- ISSN
- 2655-8149
- Bahasa
- Indonesia
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 10 Jun 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/523