Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2022

ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL

Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 0418047301)

Abstrak

Kota Bandung merupakan salah satu kota yang perkembangannya cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah penduduk di suatu kawasan, pembangunan, serta tingkat wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Kebutuhan transportasi akan meningkat jika daerah perkotaan tersebut mengalami perkembangan. Permasalahan transportasi di Kota Bandung cukup tinggi, hal itu dapat dilihat dari tingginya tingkat kemacetan dan tundaan yang terjadi. Secara umum permasalahan ini sering terjadi di beberapa persimpangan di Kota Bandung. Salah satu persimpangan di Kota Bandung yang mengalami kemacetan dan tundaan adalah Simpang Pahlawan. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, maka perlu adanya penelitian untuk mengetahui kinerja simpang Pahlawan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Kemudian dicari alternatif yang tepat untuk memecahkan masalah pada simpang bersinyal tersebut berdasarkan metode MKJI 1997. Metode yang digunakan untuk perhitungan evaluasi kinerja dan optimasi adalah metode MKJI 1997 dengan data masukan pertama adalah data primer berupa data geometri simpag, sinyal, waktu siklus total, arus lalu lintas, dan arus kendaraan tak bermotor. Data masukan kedua adalah data sekunder berupa jumlah penduduk dari Badan Pusat Statistik Kota Bandung. Hasil analisis pada kondisi eksisting menunjukan bahwa kinerja simpang Pahlawan menunjukan hasil yang kurang baik dengan pemakaian waktu siklus aktual 246 detik diperoleh derajat kejenuhan yang besar pada arus pendekat timur yakni 1,296 dan arus pendekat barat 1,561 jauh dari yang disarankan <0,85 sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1875 m pada arus pendekat timur dan 1414 m pada arus pendekat barat dengan tingkat pelayanan simpang pada semua jam puncak yang diamati adalah F. Upaya perbaikan kinerja simpang dilakukan dengan beberapa alternatif skenario. Dari beberapa alternatif skenario yang telah dilakukan diambil alternatif skenario III sebagai alternatif untuk diterapkan di lapangan yaitu dengan mengubah waktu siklus, penyesuaian nilai all red, dan mengubah fase menjadi empat fase dengan arus berangkat terpisah dari masing masing pendekat. Pemakaian alternatif skenario III ini dapat menghasilkan kapasitas yang lebih baik serta derajat kejenuhan (DS) ≤ 0,85 pada seluruh pendekat. Kata kunci: Simpang, Arus Lalu Lintas, Waktu Siklus, Derajat Kejenuhan, Antrian

Berkas

Abstrak

Akses terbuka PDF, 85,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 180,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 102,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 122,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 46,8 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
25 Januari 2022
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Sipil
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 18 Jun 2025
URI
https://repo.xbbh.net/items/5672