PEMERIKSAAN MUTU BETON TERPASANG MENGGUNAKAN PENGUJIAN NON-DESTRUCTIVE TEST (NDT) DAN DESTRUCTIVE TEST STUDI KASUS PADA BANGUNAN BETON BERTULANG 4 LANTAI
Pembimbing: Yushar Kadir
Abstrak
Dalam menentukan suatu mutu beton terpasang pada bangunan eksisting perlu dilakukan pemeriksaan dengan suatu pengujian non-destructive test (NDT) dan destructive test. Pengujian mutu beton terpasang dilakukan melalui pengambilan sampel beton inti (core drill) dan uji nondestruktif hammer test. Penentuan lokasi sampel juga harus diperhatikan yang diatur dalam ASCE 41-17 dalam pasal 10.2.2.4 memberikan penjelasan mengenai jumlah minimum sampel untuk berbagai situasi dan ACI 214.4R-10 Pasal 4.2. Data pengujian hasil non-destructive test (NDT) dan destructive test perlu dilakukan observasi terhadap keberadaan adanya deviasi yang signifikan dari suatu sampel ke sampel yang lain. Hasil hammer test dikorelasikan secara metode statistik dengan nilai kuat tekan beton inti dalam jumlah sampel yang lebih banyak untuk menambah tingkat kepercayaan terhadap hasil uji mutu beton terpasang. Pengujian dan interpretasi hasil hammer test dilakukan sesuai metoda yang terdapat dalam ACI 228.1R-19 dan ACI 214.4R-10. Dalam menentukan nilai kuat tekan beton 10-persentil (Y_0.10) yang dihitung dengan Tolerance Factor Method (ACI 228.1R-19), kemudian untuk mendapatkan nilai kekuatan tekan beton ekivalen desain (〖f'〗_(c,eq)) menggunakan Tolerance Factor Method (ACI 228.1R-19) dan Alternate Method (ACI 214.4R-10). Kata kunci : nondestructive test, destructive test, hammer test, core drill, kuat tekan beton ekivalen
Berkas
Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 19 Mei 2022
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 10 Jul 2025
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/5800