ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN METODE PERKUATAN RUMPUT VETIVER MENGGUNAKAN PEMODELAN PLAXIS 2D
Pembimbing: Chandra Afriade Siregar (NIDN/NIDK 0418047301)
Abstrak
Dalam pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan infrastruktur strategis yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, menumbuhkan potensi-potensi ekonomi baru, serta memperlancar lalu lintas barang dan jasa. Kebijakan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan (green tecnology), akan mampu mempertahankan dan mendorong peningkatan pengawasan dan pengendalian lingkungan dalam setiap aspek pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan. Vetiver System (VS) adalah sebuah teknologi sederhana berbiaya murah yang memanfaatkan tanaman vetiver hidup untuk konservasi tanah dan air serta perlindungan lingkungan. Pada penelitian ini rumput vetiver sebagai perkuatan pada penanganan lereng dimodelkan dan dianalisis dengan menggunakan Plaxis 2D dan timbunan tertinggi diketahui setinggi 36 meter pada STA 50+850, dan dibagi menjadi 6 tahapan timbunan dengan kemiring lereng 27 ̊ . Pemodelan rumput vetiver diasumsikan sebagai angkur halus (node to node anchor) dimana akar vetiver yang bekerja pada satu titik terdiri satu buah serat angkur, dengan kedalaman akar 2 meter. Perkuatan rumput vetiver dibantu dengan perkuatan geogrid dengan kapasitas kuat geser 40 KN/m pada kedua lereng timbunan dipasang dengan panjang 15 meter dan dipasang tiap 2 meter tebal timbunan. Dari hasil analisis pada pemodelan yang dilakukan, didapatkan nilai FK dan deformasi yang terjadi pada tiap tahapan konstruksi dan kondisi pembebanan dapat disimpulkan bahwa setelah menggunakan metode penanganan, timbunan di STA 50+850 telah memenuhi syarat stabilitas faktor keamanan lereng, yaitu dengan nilai faktor keamanan pada timbunan tahap 1 FK 1,534, timbunan tahap 2 FK 1,576, timbunan tahap 3 FK 1,619, timbunan tahap 4 FK 1,634, timbunan tahap 5 FK 1,556, timbunan tahap 6 FK 1,615, timbunan dengan beban statik FK 1,505, timbunan dengan beban gempa FK 1,464. Dengan persentase kenaikan faktor keamanan tertinggi pada tahap timbunan 6 yaitu 9,4 %.
Berkas
Karya ini hanya berisi metadata, tanpa berkas.
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 03 Maret 2023
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 04 Agt 2025
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/6086