PENGARUH MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) SEJAHTERA BERSAMA BANDUNG
Pembimbing: Rusmin Nuryadi
Abstrak
Peneliti mengidentifikasi adanya masalah di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama Bandung yaitu kinerja koperasi yang stagnan, karyawan yang tidak masuk kerja dan karyawan yang terlambat.Peneliti menemukan fenomena motivasi, kompetensi dan kinerja karyawan KSP Sejahtera Bersama yang cukup baik.Harusnya baik. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama Bandung secara parsial, simultan. Populasi 160 orang. Jumlah sampel 115 orang ditetapkan berdasar rumus Slovin. Hasil penelitian menyatakan skor hubungan motivasi dengan kompetensi 0,871 (sangat kuat). Skor t hitung motivasi sebesar 8,513. T tabel sebesar 2,620. Karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh positif motivasi terhadap kinerja karyawan secara parsial. Nilai signifikansinya 0,000 < 0,05 maka terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan secara yang signifikan. Skor t hitung kompetensi sebesar 2,923. Skor t tabel sebesar 2,620. Karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh positif kompetensi terhadap kinerja karyawan secara parsial. Karena nilai signifikansinya 0,000 < 0,005 maka terdapat pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Persamaan Regresi dari penelitian ini adalah Y = 25,549 + 0,607 X1 + 0,288X 2. Artinya tanpa motivasi dan kompetensi maka sor kinerja karyawan hanya sebesar 25,549. Tetapi jika motivasi dan kompetensi ditambahkan secara simultan maka kinerja karyawan meningkat menjadi 25,549 + 0,607 + 0,288 = 26,444. Skor F hitung = 228,180 . F tabel = 3,926. F hitung> F tabel. Maknanya terdapat pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan secara positif dan simultan. Skor dari signifikansi = 0,000. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 mempunyai makna terdapat pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan secara simultan, positif dan secara signifikan. Perbaikan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara meperbaiki motivasi dan kompetensi secara simultan.Namun jika terdapat keterbatasan suber daya, uang dan waktu, pimpinan KSP Sejahtera Bersama dapat memperbaiki kompetensi karyawan lebih dahulu. Karena kompetensi memberikan pengaruh yang lebih kecil dari motivasi
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Manajemen · kode PDDikti 61201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Manajemen
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 15 Jul 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/677