PENGARUH INFLASI DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM (STUDI KASUS PADA BANK BUMN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK PERIODE 2010 – 2017)
Pembimbing: Tahmat
Abstrak
Hal yang dapat dipertimbangkan untuk pengambilan keputusan Investor salah satunya adalah harga saham. Harga saham merupakan harga jual beli yang sedang berlaku di pasar modal yang ditentukan oleh kekuatan pasar dalam arti tergantung pada kekuatan permintaan dan penawaran. Semakin banyak permintaan terhadap saham suatu emiten maka dapat menaikkan harga saham tersebut. Naik turunnya harga saham di pasar modal adalah fenomena yang terjadi berkaitan dengan naik turunnya nilai perusahaan itu sendiri. Rumusan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi dan Earning Per Share terhadap harga saham. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 4 perusahaan bank BUMN yang terdaftar di bursa efek periode 2010-2017. Hasil uji hipotesis pengaruh inflasi terhadap harga saham adalah inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Inflasi dan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Kesimpulannya adalah secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan inflasi dan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham (Studi Kasus Pada Bank BUMN Yang Tercatat Di Bursa Efek Periode 2010 – 2017).
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Akuntansi · kode PDDikti 62201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Akuntansi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 17 Jul 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/698