Lewati ke konten
Repositori USB YPKP
Skripsi / Tesis / Disertasi 2018

KAJIAN KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DAN TROTOAR AKIBAT PENGARUH PERGERAKAN CURAH HUJAN DAN DEBIT BANJIR DENGAN PENDEKATAN UJI MODEL HIDROLIK LABORATORIUM PADA STUDI KASUS DAERAH PANYILEUKAN BANDUNG TIMUR

Pembimbing: MT Bakhtiar. AB

Abstrak

Air hujan merupakan salah satu penyebab kerusakan perkerasan jalan dan trotoar, karena kontak air dengan perkersan jalan dan trotoar secara terus menerus dapat menyebabkan penelanjangan campuran dan daya tahan aspal. Untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh air hujan, kualitas drainase jalan yang baik sangat dibutuhkan. Drainase jalan yang baik harus mampu mengatur debit air yang masuk kedalam saluran, sehingga laju air dapat terkendali. Untuk mengendalikan air saluran samping jalan, kemiringan melintang dan memanjang sangat berpengaruh. Sebab dari kemiringan melintang, debit air dari badan jalan dan trotoar dapat diarahkan menuju saluran drainase, sehingga tidak terjadi genangan di badan jalan yang merusak perkerasan. Debit, Kecepatan, tekanan air, Energi Kinetik, Energi Potensial bisa mempengaruhi terjadi sedimentasi pada palung drainase, jika tampang drainase tidak bisa menyesuaikan faktor dari hidrolika tersebut Dalam penelitian perhitungan Debit Thompson (Qt), Debit aliran (q), Kecepatan (V), Kedalaman Gerusan (ds), Tekanan (P), Bilangan Froude (Fr), dimuat dalam bentuk Tabel dan Grafik untuk memudahkan pembacaan dari hasil yang didapatkan dan dapat menyimpulkan dari setiap hubungan-hubungan faktor hidrolika yang mempengaruhi terjadinya sedimentasi pada drainase. Dari hasil penelitian didapatkan besar debit aliran (Q) max = 0,01413 m3/det, terjadi pada percobaan ke 10, bukaan pintu air 5 cm. Sedangkan (Q) min = 0,00001 m3/det terjadi pada percobaan 1, bukaan pintu air = 0,5 cm. Debit Thompson memiliki hubungan dengan Kecepatan (V) karena bisa memperngaruhi terjadi sedimentasi pada drainase diawali dari gerusan atau kerusakan terhadap lereng yang selanjutnya berpotensi menjadi longsoran. Semakin besar debit thompson (q) maka semakin besar juga kecepatan aliran (V) yang terjadi, lalu semakin besar juga erosi di lereng sungai dan menghasilkan sedimentasi.

Berkas

Sampul & halaman judul

Akses terbuka PDF, 118 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 287,6 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Bab I Pendahuluan

Akses terbuka PDF, 300,1 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Abstrak

Akses terbuka PDF, 112,6 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)

Akses terbuka PDF, 422,6 KB CC0 (Public Domain)
Unduh

Daftar pustaka

Akses terbuka PDF, 293,6 KB
Unduh

Detail

Jenis
Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
Institusi
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
Tanggal terbit
05 Juni 2018
Status publikasi
Sudah terbit
Program studi
S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
Bahasa
Indonesia
Fakultas/unit
S1 Teknik Sipil
Disetor oleh
Admin Repositori · terbit di repositori 25 Sep 2025
URI
https://repo.xbbh.net/items/7117