KAJIAN KERUSAKAN TANGGUL AKIBAT DEBIT BANJIR YANG BERDAMPAK PADA KERUSAKAN SUNGAI DAN LERENG DENGAN ANALISIS UJI MODEL HIDROLIK (KASUS SUNGAI CISANGKUY)
Pembimbing: Bakhtiar Abu Bakar
Abstrak
Lereng (slope) adalah permukaan tanah yang miring yang membentuk sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Tanggul adalah semacam tembok miring baik buatan maupun alami, dipergunakan untuk mengatur muka air. Kerusakan lereng dan tanggul adalah sebuah kerusakan badan sungai yang diakibatkan oleh tingginya debit air yang mengalir pada suatu penampang aliran sungai yang mempunyai kecepatan arus yang deras. Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya debit aliran sungai pada suatu penampang saluran diantaranya penggerusan pondasi perkuatan lereng ; Gerusan pada mercu perkuatan lereng ; Kerusakan pada zone transisi ; Kerusakan akibat rendahnya ketahanan perkuatan lereng ; Kerusakan akibat tekanan tanah atau tekanan air tanah di belakang perkuatan lereng Berdasarkan penelitian, analisa Debit (Q), kedalaman aliran (y), bilangan Froude (Fr), energy (E) dibuat analis dalam bentuk table dan grafik dengan batsan – batasan yang telah ditentukan agar hasil jelas dan mudah dipahami. Dari hasil penelitian didapatkan besarnya debit tertinggi (Qt) max = 1326.449 cm3/det, terjadi pada percobaan ke 9, bukaan pintu air 2.7 cm, Sedangkan (Qt) min = 11.071 cm3/det, terjadi pada percobaan 1, bukaan pintu air = 0.3 cm. Besarnya debit aliran ada kaitannya dengan gerusan (ds). Semakin besar debit aliran air maka semakin dalam pula gerusan yang terjadi pada saluran tersebut.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 28 Jul 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/726