KAJIAN MEREDAM ENERGI KAKI BENDUNG AKIBAT PENGARUH ALIRAN TURBULENSI DENGAN UJI MODEL HIDROLIK
Pembimbing: Bakhtiar Abu Bakar
Abstrak
Kerusakan konstruksi pada kaki bendung bangunan tahan air seperti retak, tergerus, maupun kerusakan dini yang diakibatkan oleh tekanan yang terjadi dalam suatu aliran air dimana tekanan tersebut dipengaruhi oleh perubahan debit, perubahan kecepatan aliran, adanya tekanan aliran turbulensi, perubahan energi potensial dan perubahan energi spesifik. Perubahan energi potensial yang terjadi akibat adanya pengaruh dari kedalaman air, massa jenis air, dan gravitasi yang mengakibatkan terjadinya tekanan hidrolis sehingga dapat menimbulkan penggerusan setempat kerusakan konstruksi pada kaki bendung bangunan air. Adanya perubahan perilaku aliran dari subkritis ke aliran kritis, kemudian dari aliran kritis ke aliran superkritis yang menyebabkan terjadinya pergerakan dasar material didasar sungai yang berakibat terjadi gerusan sedalam 11,161 cm. Ketika nilai froude maksimum sebesar 2,59, maka aliran yang melalui penampang saluran adalah aliran superkritis F > 1. Faktor lain yang dapat mengakibatkan kerusakan kaki bendung adalah adanya tekanan dinamik potensial akibat perbedaan elevasi pada kaki bendung. Perbedaan ketinggian membuat energi potensial yang terjadi pada limpasan spillway berubah – ubah sehingga mengakibatkan adanya inkonsistensi tekanan yang membuat terjadinya gerusan pada ujung kaki bendung.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 29 Jul 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/741