PERENCANAAN PONDASI BORED PILE PADA SELF SUPPORTING TOWER (SST) 20 M KAKI 4 BERDASARKAN PENGUJIAN DUTCH CONE PENETROMETER DI KODAM MULAWARMAN – BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR
Pembimbing: Chandra Afriade Siregar
Abstrak
Perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perkembangan ini memacu peningkatan pembangunan menara pemancar yang merupakan perangkat penting dalam teknologi komunikasi dan informasi. Dengan adanya menara tersebut, memungkinkan terjadinya proses komunikasi, maupun pertukaran informasi. Perihal ini dikarenakan menara pemancar merupakan media atau alat untuk menerima dan memancarkan gelombang. Dalam perencanaan konstruksi menara, ada faktor yang harus diperhitungkan yaitu perencanaan pondasi sesuai dengan keadaan tanah pada wilayah dimana menara ini akan dibangun. Pondasi sebagai struktur bawah secara umum dapat dibagi dalam 2 (dua) jenis, yaitu pondasi dalam dan pondasi dangkal. Pemilihan jenis pondasi tergantung kepada jenis struktur atas apakah termasuk konstruksi beban ringan atau beban berat dan juga tergantung pada jenis tanahnya. Untuk konstruksi beban ringan dan kondisi tanah cukup baik, biasanya dipakai pondasi dangkal, tetapi untuk konstruksi beban berat biasanya jenis pondasi dalam adalah pilihan yang tepat. Sebelum kita membangun sebuah Tower kita harus menghitung dan merencanakan pondasi apa yang dipilih yang lebih efektif untuk pembuatan Tower tersebut.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Sipil · kode PDDikti 22201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 30 Jul 2020
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/745