ANALISIS PENERAPAN AUTOMATIC GENERATION CONTROL (AGC) PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK PANAS BUMI
Pembimbing: KUSMADI KUSMADI (NIDN/NIDK 0420058402)
Abstrak
Dalam sistem tenaga listrik, jaringan perlu dijaga keandalannya. Salah satu komponen penting yang perlu diatur untuk menjaga keandalan jaringan adalah menjaga frekuensi sistem dalam rentang operasi tertentu. Secara umum, mode kontrol yang umum digunakan untuk generator dalam jaringan sistem tenaga listrik adalah load limit. Namun sesuai dengan aturan jaringan sistem interkoneksi Sulawesi telah diamandemen dengan terbitnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 20 Tahun 2020 tentang Aturan Jaringan Sistem Tenaga Listrik (Grid Code). Di aturan ini, khususnya pada CC 4.4.2.9 mengenai Pengaturan Pembangkitan Otomatis (Automatic Generation Control), pusat pembangkit dengan kapasitas lebih besar dari 5 MW harus dilengkapi dengan Automatic Generation Control. Karakteristik sumur panas bumi dalam reservoir yang didominasi cair (water dominate) dan reservoir yang didominasi uap (steam dominate) memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pemilihan mode operasi menggunakan Pengaturan Pembangkitan Otomatis (Automatic Generation Control) harus dianalisis secara menyeluruh untuk menghindari gangguan pada sistem secara keseluruhan. Sistem panas bumi yang didominasi cairan menghadapi tantangan yang lebih tinggi untuk menjaga kestabilan sistem selama respons frekuensi dalam operasi Automatic Generation Control. Dengan demikian, perlu dilakukan analisa setting operasional Automatic Generation Control yang sesuai.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 25 Februari 2026
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Teknik Elektro · kode PDDikti 20201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Teknik Elektro
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 22 Agt 2026
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/8474