REPRESENTASI QUARTER – LIFE CRISIS DALAM LIRIK LAGU “EVALUASI” KARYA HINDIA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Pembimbing: Adi Permana Sidik (NIDN/NIDK 0401118801)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi quarter – life crisis dalam lirik lagu "Evaluasi" karya Hindia dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fenomena quarter – life crisis merupakan periode krisis psikologis yang lazim dialami individu pada rentang usia 20 hingga 30 tahun, yang ditandai dengan perasaan tidak pasti, ragu, tertekan, dan cemas dalam menghadapi masa depan, terutama terkait pilihan karier, hubungan personal, dan pencarian identitas diri. Lagu "Evaluasi" dipilih sebagai objek penelitian karena secara tematik memuat representasi quarter – life crisis yang eksplisit, memiliki jangkauan pendengar yang luas dengan lebih dari 564 juta pemutaran di Spotify, serta pernah menduduki puncak tangga lagu mingguan Spotify Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang terdiri dari tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi (makna harfiah), konotasi (makna kultural dan emosional), dan mitos (makna yang dinaturalisasikan). Data primer penelitian berupa teks lirik lagu "Evaluasi" yang diperoleh dari platform streaming resmi, sementara data sekunder bersumber dari buku, jurnal, dan data statistik terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital dan dokumentasi, dengan teknik keabsahan data melalui ketekunan pengamatan, triangulasi teori dan sumber, serta kecukupan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, lirik lagu "Evaluasi" secara harfiah menggambarkan pengalaman emosional seseorang yang bergulat dengan luka yang tidak bisa disembuhkan, perasaan rapuh, tekanan sosial, dan frustrasi karena dikesampingkan. Pada tingkat konotasi, lirik lagu ini merepresentasikan quarter – life crisis dalam empat tema utama yaitu pengakuan atas luka dan kerapuhan emosional, perlawanan terhadap validasi eksternal dan budaya perbandingan sosial, penerimaan atas ketidakpastian dan proses panjang kehidupan, serta ketahanan dan komitmen untuk bertahan. Pada tingkat mitos, lirik lagu ini menaturalisasikan lima gagasan yang menantang norma sosial dominan, yaitu normalisasi kelelahan dan penerimaan, otoritas diri atas penilaian diri sendiri, pengakuan atas keberadaan sederhana dan keunikan individu, penolakan terhadap kompetisi penderitaan, serta nilai dari bertahan dan hadir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu "Evaluasi" tidak hanya merepresentasikan quarter – life crisis sebagai krisis psikologis yang penuh kegelisahan, tetapi juga sebagai proses evaluasi diri, penerimaan, kritik sosial, dan ketahanan yang menawarkan harapan dan afirmasi bagi generasi muda. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi dan semiotika, khususnya dalam analisis representasi isu psikologis – sosial dalam budaya populer Indonesia. Kata Kunci : Semiotika Roland Barthes, Quarter – Life Crisis, Representasi, Lirik Lagu, Evaluasi, Hindia
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 18 Agustus 2026
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Ilmu Komunikasi · kode PDDikti 70201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Ilmu Komunikasi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 03 Sep 2026
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/8640