KAJIAN KESIAPAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) PADA KONTRAKTOR KECIL DI KABUPATEN SUMEDANG
Pembimbing: Anton Soekiman, Chandra Afriade Siregar
Abstrak
Peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia meningkatkan risiko kecelakaan kerja di sektor jasa konstruksi, khususnya pada kontraktor skala kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya dan pemahaman keselamatan kerja. Pemerintah mewajibkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021. Namun, penerapan SMKK oleh kontraktor kecil masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan SMKK pada kontraktor kecil di Kabupaten Sumedang berdasarkan tingkat penerapan, kendala, dan upaya yang dilakukan. Evaluasi dilakukan terhadap lima elemen SMKK menggunakan kuesioner dengan 86 indikator yang didukung wawancara. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan SMKK sebesar 51,48 % (kategori kurang) dengan tingkat kesulitan penerapan 67,93% (kategori sulit). Penerapan SMKK masih berfokus pada pemenuhan persyaratan administratif dan belum efektif di lapangan. Rendahnya penerapan dipengaruhi oleh lemahnya kepemimpinan, keterbatasan pemahaman, lemahnya pengawasan pengguna jasa, serta belum optimalnya penerapan sanksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontraktor kecil di Kabupaten Sumedang belum siap menerapkan SMKK sesuai Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021.
Berkas
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Magister (S2)
- Institusi
- Universitas Sangga Buana YPKP Bandung
- Tanggal terbit
- 02 Maret 2026
- Status publikasi
- Tidak diterbitkan
- Program studi
- S2 Teknik Sipil · kode PDDikti 22101
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S2 Teknik Sipil
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 09 Sep 2026
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/8698