STRATEGI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM RESOLUSI KONFLIK PERTEMANAN PADA REMAJA USIA 18–22 TAHUN DI KELURAHAN SADANG SERANG, KOTA BANDUNG
Pembimbing: Nunung Sanusi (NIDN/NIDK 0411038007)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi komunikasi antarpribadi yang diterapkan remaja usia 18–22 tahun dalam menyelesaikan konflik pertemanan di Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Konflik dalam konteks ini dipahami sebagai situasi ketika dua pihak atau lebih memiliki perbedaan kepentingan, pandangan, atau kebutuhan yang saling bertentangan sehingga menimbulkan ketegangan dalam hubungan. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus diterapkan untuk menggali makna dan pengalaman subjek secara mendalam. Enam orang informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria: (1) berusia 18–22 tahun, (2) berdomisili di Kelurahan Sadang Serang, (3) memiliki pengalaman konflik dengan teman sebaya dalam enam bulan terakhir, serta (4) bersedia menjadi informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, serta studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan beserta verifikasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa remaja di Kelurahan Sadang Serang menerapkan lima strategi komunikasi antarpribadi dalam resolusi konflik pertemanan, yaitu kompromi, akomodasi, kolaborasi, penghindaran, dan kompetisi. Gaya kompromi dan kolaborasi menjadi pilihan paling favorit karena dianggap paling efektif menjaga kualitas hubungan persahabatan. Faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan strategi mencakup kecerdasan emosional, pengalaman hidup, pengaruh lingkungan keluarga dan teman sebaya, serta dampak perkembangan teknologi informasi. Efektivitas strategi yang diterapkan sangat bergantung pada kemampuan remaja dalam membaca konteks situasi, mengelola emosi, serta menyampaikan kebutuhan secara empatik. vi Kesimpulannya, remaja usia 18–22 tahun di Kelurahan Sadang Serang memanfaatkan beragam strategi komunikasi antarpribadi yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Peneliti merekomendasikan agar program edukasi komunikasi antarpribadi yang terarah dapat dirancang khusus bagi remaja di lingkungan perkotaan, mengingat pentingnya keterampilan berkomunikasi dalam memelihara kualitas hubungan pertemanan dan kesehatan mental remaja. Kata Kunci : Komunikasi Antarpribadi, Resolusi Konflik, Remaja, Studi Kasus
Berkas
Halaman awal (pengesahan, pernyataan, daftar isi)
Detail
- Jenis
- Skripsi / Tesis / Disertasi — Sarjana (S1)
- Institusi
- UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
- Tanggal terbit
- 21 Agustus 2026
- Status publikasi
- Sudah terbit
- Program studi
- S1 Ilmu Komunikasi · kode PDDikti 70201
- Bahasa
- Indonesia
- Fakultas/unit
- S1 Ilmu Komunikasi
- Disetor oleh
- Admin Repositori · terbit di repositori 21 Sep 2026
- URI
- https://repo.xbbh.net/items/8784